Perbedaan POP3 dan IMAP4

Seperti yang telah saya tulis sebelumnya saat membuat posting tentang cara membuat setting e-mail dengan menggunakan kartu IM3 dan juga XL pada ponsel Samsung M3510. Kali ini saya akan sedikit memberikan informasi dan alasan mengapa saya lebih menganjurkan untuk memilih setting protokol IMAP daripada POP3.

Berikut adalah perbedaan sederhana dan utama antara keduanya :

IMAP4
Meninggalkan copy dari e-mail yang kita buka pada server, dapat dibuka dari berbagai komputer/device dengan tetap bisa melihat e-mail sebelumnya. Akan tetapi terbatas pada jumlah, mengingat quota yang diberikan server.

POP3
Semua e-mail yang ada dipindah ke komputer tempat kita membuka sehingga saat membuka di komputer lain email lawas tidak akan muncul. Jumlah bisa sejebolnya komputer kita.

Seperti yang anda lihat, semua pesan akan dicopy ke device/komputer tempat kita menyeting email client dengan protokol POP3, sehingga merupakan pilihan yang sangat tidak bijak bagi kita untuk menggunakan ponsel sebagai media penyimpan e-mail kita yang berjibun.

Bisa-bisa jatah untuk multimedia jadi ga bisa terakomodasi karena menuruti e-mail saja 😀 Bisa rubah fungsi nih, dari ponsel musik menuju ponsel e-mail :mrgreen: Sehingga mungkin juga ini yang menyebabkan Yahoo! berangsur makin surut, karena tidak mendukung mobilitas para penggunanya yang semakin lama semakin tinggi.

Iklan

Setting e-mail Google dan Yahoo di Samsung M3510
Setelah kemarin saya menulis tentang mudahnya setting gprs kartu IM3 dan juga xl pada Samsung M3510, sekarang giliran saya akan membahas bagaimana untuk setting e-mailnya. Membuat settingan e-mail di ponsel ini sama mudahnya dengan membuat settingan gprs. Sangat simple dan mudah untuk dilakukan.

Langsung saja, pertama kita buka menu – messages – settings – Emails – Email accounts. Setelah itu, langsung saja masuk option, create. Pada tampilan welcome…… pilih saja yes untuk memulai wizzard, mailbox name isi saja semau anda, option – next. Mailbok type pilih IMAP4, sangat disarankan untuk IMAP saja, karena berbagai alasan, IMAP adalah pilihan lebih baik. Klik next baru masukkan e-mail address anda, otomatis username juga terisi, baru kemudian password, option – next. Incoming email server, biarkan sudah bener tuh imap.gmail.com begitu juga dengan smtp-nya. Wizzardnya sudah selesai pada pada langkah selanjutnya, tinggal pilih ok.

Kelihatannya selesai, namun masih ada yang perlu anda lakukan. Settingan itu belum sepenuhnya berjalan. Masuk dulu pada account yang baru saja dibuat tadi, rubah parameter-parameter berikut. My email information, masuk saja, biarkan semua kecuali profile in use, sesuaikan dengan kartu anda, ISAT e-mail untuk indosat, XL e-mail untuk XL. Jangan lupa klik save dahulu.

Setelah itu, rubah pula pada pilihan incoming e-mail server dan outgoing e-mail server yang ada di bawah email information. Untuk incoming, yang perlu kita rubah adalah dengan menambahkan centang secure connection , maka otomatis port juga akan berubah sebagai mana mestinya. Lalu jika anda ingin rubah juga pada incoming e-mail option (paling bawah) ada all, new, unread, saya lebih senang new saja, loadingnya lebih cepat. Jangan lupa klik save dahulu.

Kemudian pada outgoing e-mail server, yang perlu kita lakukan perubahan juga sama, centang pilihan secure connection, port juga akan rubah dari 25 menjadi 465. Selesai deh, tinggal klik save lalu save lagi.

Sekarang ganti Yahoo!, keseluruhan hampir sama saja, cuman pada settingan lanjut (incoming dan outgoing server) saja yang ada bedanya. Dan yang lebih disayangkan lagi, Yahoo tidak mendukung protokol IMAP, hanya POP saja yang bisa diakomodasi. Langsung ke incoming server, alamat POP3 servernya adalah pop.mail.yahoo.com, secure connection, secure login, port otomatis 995. Klik save. Outgoing server, smtp.mail.yahoo.com, same ID and password, secure connection pada port 465. Klik save dan save lagi.

Nggak kerasa, sudah agak panjang, saya rasa agar tidak menjemukan, artikel ini sampai di sini saja, maunya saya masih menjelaskan beda POP3 dan IMAP4, trus gimana buka e-mailnya juga. Tapi besok saja kali ya 😀

Privasi Komunikasi

November 2, 2009

Memblokir SMS di Samsung M3510Kemaren malam, ada seorang kenalan yang sudah lama tidak ketemu. Mengirimi sms saya malam-malam, kebetulan saya juga masih terjaga, melihat televisi. Tak pelak lagi, saya juga ga begitu keberatan kalo sekedar sms-an. Setelah basa-basi tanya kabar, pembahajadi makin ga jelas. Dia bilang tentang server indosat yang lagi jebol. Yang mana kita bisa memperoleh keuntungan dari hal tersebut dengan mengganti message center kita biar gratis.

Saya sebenere males aja buat ikut-ikutan kayak gitu, tapi karena ga enak ya bilang aja ya ini juga mau nyoba. Padahal nggak mau nglakuin semua itu sama sekali. Setelahnya, smsnya jadi makin bikin nggak enak, nanyain aja gimana bisa tho, gratis tho, manteb tho? Saya pada akhirnya jadi mangkel juga.

Tapi untungnya  dalam ponsel Samsung M3510 ini ada fitur block list untuk smsnya. Langsung  saja saya punya ide untuk memasukkan nomornya dalam block list. Pas mau menambahkan nomornya itulah, saya agak kaget, ternyata sudah ada dua korban lain, bersarang disana, satu tidak dikenal, satu temen smp saya yang juga usil. Oh, pantesan nih anak dah ga pernah sms, kejebak ya di sini :mrgreen:

Trus gimana cara masukkin ke block list itu? Simple, buka saja sms dari si dia, pilih option, trus pilih add to block list, tempatin aja nomornya itu pada deretan sepuluh kolom yang siap kita isi dengan nomor yang sering mengganggu privasi kita. Semoga membantu.

Karena memiliki dua nomor berbeda, yang kadang saya gunakan yag satu, tapi kadang saya berganti ke yang satunya lagi. Seringkali saya harus merubah settingan jaringan GPRS ponsel. Dulu pada ponsel lama saya, saya tidak pernah melakukan hal ini, karena sama sekali tidak saya temukan setting untuk hal ini. Jadinya ya sudah, kalau lagi pakai kartu IM3, internetan jalan terus, tapi giliran pakai xl, saya terpaksa mandeg.

Namun hal ini tidak berlaku pada Samsung M3510, pada ponsel beat b ini  setting GPRS merupakan hal yang sangat mudah untuk dilakukan. Kita tinggal buka menu browser – masuk browser settings – berlanjut ke browser profiles – pilih mana yang kita inginkan, indosatgprs, indosat broadband, TSEL-WAP, XL-WAP, 3-WAP, atau AXIS-WAP.

Sejauh yang saya lakukan, berubah-ubah antara indosatgprs dan XL-WAP lancar saja tuh. Pokoknya sangat mudah dan nyaman. Bahkan kartu pertama yang saya pakai adalah XL, saya langsung terkejut waktu lihat ternyata GPRS jalan sebagaimana mestinya.